Jumat, 11 Februari 2011

LAPORAN PKL, (LLK - UKM L. PAKAM SUMATRA UTARA)


LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKRIN)
DI LEMBAGA PELATIHAN LLK-UKM DELI SERDANG
Dianjurkan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Praktek Kerja Industri (PRAKRIN) dan Ujian Akhir Nasional (UAN)
Di Sekolah Menengah Kejuruan AKP Galang
Disusun

Oleh :

                                       Nama Siswa                                       NISN
                                      
·   Jaka Satria                                      9938155702
  

                        Program Study                      : Teknik Komputer
                        Program Keahlian                 : Teknik Komputer Dan Jaringan

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA
KABUPATEN DELI – SERDANG
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
AWAL KARYA PEMBANGUNAN (AKP) GALANG
2010


BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
a.      Sejarah LLK- UKM
1. Kursus Latihan Kerja (KLK) Lubuk Pakam mulai berdiri pada tanggal 26 juli 1984 berdasarkan keputusan Mentri Tenaga Kerja R.I Nomor: KEP.181/MEN/1984, tentang organisasi dan tata kerja BLK dan KLK.
  1. Pada bulan mei 1997 Kursus Latihan Kerja (KLK) Lubuk Pakam berubah namanya menjadi Loka Latihan Kerja Usaha Kecil dan Menengah (LLK-UKM) Loka Latihan Kerja Usaha Kecil dan Menengah (LLK-UKM) Lubuk Pakam dipimpin oleh seorang Kepala Dan di bantu oleh :
a.       Urusan Umum
b.      Kelompok Jabatan Fungsional
  1. Dinas kependudukan Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Deli Serdang adalah sebagai unit pelaksana teknis di bidang pelatihan tenaga kerja, dan bertanggung jawab kepada kepala dinas kependudukan tenaga kerja dan sosial kabupaten Deli Serdang.
  2. Pada bulan April 2008 sampai dengan sekarang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Deli Serdang telah berdiri sesuia dengan peraturan daerah kabupaten Deli Serdang. UPTD Loka Latihan Kerja Usaha Kecil dan Menengah (LLK- UKM) dipimpin oleh seorang kepala, adalah sebagai unit Pelaksana Teknis di Bidang Pelatihan Tenaga Kerja, dan bertanggung jawab kepada kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Deli Serdang.


b. Visi dan Misi perusahaan
VISI :
UPTD LLK-UKM Lubuk Pakam Dinas Tenaga Kerja dan Kabupaten Deli Serdang memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pelatihan dan ketrampilan :
  1. Pelatihan institusional untuk pencari kerja bagi pemuda – pemudi putus sekolah yang bertujuan membekali keterampilan bagi pencari kerja untuk memasuki dunia usaha.
  2. Pelatihan non institusional (MTU) yang di laksanakan di desa – desa kecamatan, di lembaga permasyarakatan maupun pondok pesantren yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas bagi masyarakat petani atau nelayan, sedangkan untuk lembaga permasyarakatan dan pondok pesantren merupakan pembekalan keterampilan.
  3. Pelatihan kerja sama dengan pihak ke III program PKL / PSG bagi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Deli Serdang untuk meningkatkan kualitas kelulusan untuk mendukung kegiatan pelajaran praktikum di sekolah yang bersangkutan
MISI :
Melaksanakan pelatihan di bidang pelatihan keterampilan berbagai macam kejuruan yaitu sebagai berikut :
  1. Kejuruan teknologi mekanik
Sub kejuruan
    1. Mesin perkakas / mesin logam
    2. Las listrik dan las karbit
2.      Kejuruan otomotif
Sub kejuruan
a.       Mobil bensin
b.      Mobil diesel
3.      Kejuruan aneka kejuruan
Sub kejuruan
a.       Bordir
b.      Menjahit
c.       Tata rias
d.      Anyaman rotan
4.      Kejuruan Listrik
Sub kejuruan
a.       Instalasi penerangan
b.      Menggulung dinamo
c.       Elektronika (represi, TV, radio, audio)
5.      Kejuruan tata niaga
Sub kejuruan
a.       Mengetik
b.      Komputer / Jaringan
c.       Akutansi
d.      Sekretaris
6.      Kejuruan pertanian
Sub kejuruan
a.       Perikanan
b.      Pertanian
c.       Peternakan
d.      Percossing (pengolahan makan dan minuman)

c.                   Bagan Struktur Organisasi Unit Pelaksanaan Teknis Loka Latihan Kerja dan Menengah (LLK- UKM)
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Deli Serdang










Kelompok Jabatan Fungsional
1
2
3
4
5
6
7

Keterangan :
  1. Kejuruan Otomotif
  2. Teknologi Mekanik
  3. Kejuruan Komputer dan Jaringan
  4. Kejuruan Bangunan
  5. Aneka Kejuruan (Salon, Menjahit, Bordir, Anyaman Katon/ Bambu)
  6. Kejuruan Pertanian
  7. Elektronika
BAB III
DESKRIPSI KEGIATAN
a.      Kegiatan PRAKRIN
1. Merakit PC
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar. Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
Persiapan
Perakitan
Pengujian
Penanganan Masalah
rakit1.jpg


Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1.      Penentuan Konfigurasi Komputer
2.      Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3.      Pengamanan

1. Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
·         Komponen komputer
·         Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
·         Buku manual dan referensi dari komponen
·         Alat bantu berupa obeng pipih dan Philips
·         Software system operasi , device driver dan program aplikasi

rakit2.jpg
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
3. Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
·         Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
·         Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
rakit3.jpg
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1.      Penyiapan motherboard
2.      Memasang Prosessor
3.      Memasang heatsink
4.      Memasang Modul Memori
5.      memasang Motherboard pada Casing
6.      Memasang Power Supply
7.      Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8.      Memasang Drive
9.      Memasang card Adapter
10.  Penyelesaian Akhir 
 1.     Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
rakit4.jpg
2.      Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
1.      Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,
2.      Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket.
3.      Turunkan kembali tuas pengunci.
rakit5.jpg
3.      Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.  
rakit16.jpg

4.      Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
1.      Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2.      Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3.      Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
rakit7.jpg

rakit8.jpg
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
1.      Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2.      sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3.      Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

rakit9.jpg
rakit10.jpg
  5.    Memasang Motherboard pada Cassing
Motherboard dipasang ke cassing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
1.      Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2.      Pasang dudukan logam atau plastik pada tray cassing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3.      Tempatkan motherboard pada tray cassing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4.      Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5.      Pasang tray cassing yang sudah terpasang motherboard pada cassing dan kunci dengan sekerup.
rakit11.jpg
  6.    Memasang Power Supply
Beberapa jenis cassing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1.      Masukkan power supply pada rak di bagian belakang cassing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2.      Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard.
rakit12.jpg   rakit12.jpg
rakit12.jpg
7.      Memasang Kabel Motherboard dan Cassing
Setelah motherboard terpasang di cassing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan cassing.
1.      Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2.      Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3.      Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4.      Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot
5.   Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan cassing bila ada ke motherboard.
rakit14.jpg
rakit15.jpg

8.   Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1.      Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada cassing)
2.      Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3.      Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4.      Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5.      Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6.      Bila kabel IDE terhubung ke drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7.      Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8.      Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
rakit17.jpg
9.      Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Cara memasang adapter:
1.      Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Pasang sekerup penahan card ke cassing
2.      Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
rakit18.jpg
10.    Penyelessaian Akhir
1.      Pasang penutup cassing dengan menggeser
2.      sambungkan kabel dari satu daya ke soket dinding.
3.      Pasang konektor monitor ke port video card.
4.      Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5.      Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6.     Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. 
rakit19.jpg
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
1.      Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2.      Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan.
3.      Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
4.      Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Masukkan disket atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
1.      Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2.      Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.















2. Menginstal Sistem Operasi
Persiapan Awal
Sebelum memulai langkah instalasi windows, Anda perlu mempersiapkan Boot Device Priority (urutan proses booting) agar mengarah pada CD/DVD ROM. Setting ini dilakukan dari BIOS, Software kecil yang tertanam dalam Motherboard yang berjalan sejak saat PC dihidupkan. Nah, sekedar informasi, masing-masing perusahaan Motherboard punya standar BIOS sendiri sendiri. Sehingga untuk masuk ke BIOS Anda perlu menekan tombol yang berbeda-beda tergantung pada Tipe Motherboard  yang Anda gunakan.. Namun tenang, sebagian besar motherboard menggunakan tombol  F2 atau Delete untuk masuk ke BIOS. Anda tidak perlu mencoba satu persatu. Urutan langkahnya adalah sebagai berikut:
1.      Hidupkan komputer, segera setelah PC menyala, masukkan CD Instalasi Windows XP Anda ke dalam CD/DVD ROM. Selanjutnya segera tekan tombol F2 dan sebuah menu akan tampil di layar Anda. Jika komputer tidak merespon atau tidak tampil menu, silakan tekan tombol Reset PC Anda, kali ini silakan Anda tekan Delete untuk masuk ke BIOS.
2.    Untuk Phoenix BIOS, arahkan ke Tab Boot seperti gambar di bawah ini. Pilih CD-ROM Drive, geser ke posisi paling atas dengan tombol ‘+’.
windows-panduan-instalasi1
3.      Untuk Award BIOS, temukan pilihan serupa dalam bagian Boot Sequence. Tombol untuk mengatur posisi urutan booting mungkin akan sedikit berbeda, tapi jangan khawatir. Akan selalu ada petunjuk seperti yang dapat Anda lihat di sisi kanan dalam gambar di atas.
4.      Selanjutnya, simpan perubahan yang Anda lakukan dengan menekan F10, konfirmasi dengan memilih [Yes] dan komputer akan melakukan restart.
Keterangan tambahan: Beberapa tipe motherboard terbaru telah menyediakan Hotkey atau tombol cepat untuk memilih urutan booting. Untuk melakukannya, Anda cukup menekan tombol F12 dan pilih booting lewat CD/DVD.

Langkah Instalasi Windows
Saat pertama kali booting dengan CD Instalasi windows, akan tampak gambar seperti di bawah ini.
Tekan sembarang tombol untuk memulai Instalasi.
windows-panduan-instalasi2
1.    Sesaat kemudian, Windows akan memulai Instalasi seperti gambar berikut ini.
windows-panduan-instalasi3

2.    Pada menu seperti di bawah ini, Tekan tombol [Enter]. Sekedar informasi, Pilihan [R] diperuntukkan bagi kita yang ingin mereparasi Sistem operasi windows yang sudah ter-install dalam PC. Anda tidak perlu memilih ‘R’ jika tidak sedang melakukan perbaikan Windows


3.      Selanjutnya akan muncul lembar perjanjian (License Agreement Microsoft), tekan tombol [F8].

4.    Anda akan dibawa ke ke bagian partisi/pembagian harddisk. Dalam contoh ini, saya menggunakan virtual harddisk sebesar 10237MB (sekitar 10GB) dan akan saya bagi menjadi 2. Drive C:\ yang akan kita pakai sebagai tempat Sistem operasi dengan ukuran sekitar 5GB. Sisanya akan kita pakai sebagai drive D:\ untuk penyimpanan data.
5.    Caranya seperti berikut: Tekan tombol [C] untuk membuat partisi (Create Partition), isi ukuran partisi sesuai besar harddisk dan kebutuhan Anda dalam satuan MB. Ingat 1 Megabyte tidak sama dengan 1000 byte. Di sini saya masukkan nilai 5120 MB (hasil dari 5 x 1024, sesuai satuan 1MB harddisk berukuran besar). Selanjutnya tekan [Enter].

windows-panduan-instalasi6

6.    Hasil partisi Anda akan tampak seperti berikut. Nilai yang tadi saya masukkan tidak tertulis persis seperti yang saya inginkan yakni 5239 MB. Arahkan pointer pada posisi Unpartitioned Space dan tekan tombol [C] untuk membuat partisi kedua, dan tekan [Enter]. Dalam contoh ini Anda akan mendapatkan 2 partisi masing-masing dengan ukuran sekitar 5000MB.
windows-panduan-instalasi7

7.      Setelah selesai dengan proses partisi, Arahkan pada partisi paling atas dan tekan [Enter].
8.    Akan muncul pilihan format harddisk, Untuk harddisk yang baru dipasang, saya sarankan Anda pilih Format dengan cara ketiga yakni ‘Format the partition using the NTFS file system‘ kemudian tekan [Enter]. Pilihan ini akan memformat Harddisk Anda dengan standar file system NTFS.

windows-panduan-instalasi7a

Sekedar informasi: Pilihan lain yang tersedia adalah:
- Format the partition using the NTFS file system (Quick) = Memformat partisi dengan tipe NTFS dengan hanya menghapus data yang ada di dalamnya. Saran saya, Jangan gunakan cara ini jika harddisk Anda masih baru/belum pernah diformat. Anda bisa menggunakan cara format ini dengan aman jika Harddisk Anda sudah pernah diformat sebelumnya.
- Format the partition using the FAT file system (Quick) = Memformat partisi dengan tipe FAT dengan cara menghapus data di dalam harddisk. Anda bisa menggunakan cara format ini dengan aman jika Harddisk Anda sudah pernah diformat sebelumnya.
- Format the partition using the FAT file system = Memformat partisi dengan tipe FAT dengan cara standar Proses format akan tampak seperti tampilan berikut.

windows-panduan-instalasi8

9.    Setelah selesai proses format, Windows akan menyalin file yang dibutuhkan untuk instalasi seperti ilustrasi berikut, tunggu beberapa saat.
windows-panduan-instalasi9

10. Setelah proses penyalisan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart. Untuk mempercepat proses restart, Anda bisa tekan [Enter].
windows-panduan-instalasi10

11. Saat booting kali ini, Anda tidak perlu menekan tombol apapun. Tunggu saja hingga tampil gambar berikut.
windows-panduan-instalasi11

12. Selanjutnya, Windows akan melanjutkan proses Instalasi seperti berikut. Tunggu beberapa saat.
windows-panduan-instalasi11
13. Pada pilihan ini Anda bisa langsung tekan [Next].

windows-panduan-instalasi12

14. Ketik Nama Registrasi dan Organisasi yang Anda inginkan, akhiri dengan menekan [Next].
windows-panduan-instalasi13
15. Masukkan Nomor Serial Number Instalasi Windows Anda. Anda bisa temukan nomor yang terdiri dari lima kelompok kode ini di dalam lembar khusus dalam casing CD Original Anda dalam stiker yang mirip dengan meterai, akhiri dengan menekan [Next].
windows-panduan-instalasi14

16. Masukkan Nama Komputer, atau jika Anda tidak ingin melakukan perubahan langsung tekan [Next].

windows-panduan-instalasi15

Informasi: Pada Windows XP Professional Anda akan temukan kolom tambahan berupa password Administrator. Silakan isi sesuai keinginan Anda.
17. Masukkan informasi Waktu dan Tanggal yang tepat. Pilih Wilayah Waktu di mana Anda berada. Untuk Wilayah Indonesia Bagian barat, silakan pilih ‘GMT+07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta‘ kemudian tekan [Next].
windows-panduan-instalasi16

18. Pilihan ini menampilkan pengaturan jaringan, jika Anda tidak memahami atau tidak ingin menyetting sekarang, silakan tekan tombol [Next]. Ingat, kita tetap bisa mengatur jaringan nanti saat proses Instalasi sudah selesai. Setelah ini, Windows akan menyalin semua file instalasi ke harddisk Anda. Prosesnya cukup lama, masih cukup untuk membuat dan menikmati secangkir teh atau kopi..  . Setelah proses penyalinan selesai, Windows akan melakukan restart sekali lagi.

windows-panduan-instalasi17

19.  Pada tampilan Workgroup or Computer Domain, Tekan tombol [Next].
windows-panduan-instalasi18

20. Windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC Anda. Tekan tombol [OK].

windows-panduan-instalasi19

21. Jika Anda bisa membaca tulisan dalam jendela Monitor Setting dan tulisan di bawahnya, klik [OK].
windows-panduan-instalasi20
22.  Anda akan dibawa masuk ke dalam Windows untuk pertama kali semenjak instalasi.. Silakan tekan tombol [Next].

windows-panduan-instalasi21

23.  Pada tampilan ‘Help protect your PC‘ pilih ‘Not right now‘, dan akhiri dengan menekan tombol [Next].

windows-panduan-instalasi22

24.  Selanjutnya, komputer akan mengecek koneksi ke Internet, pilih [Skip].
windows-panduan-instalasi23
25. Pada pilihan aktivasi Windows, silakan pilih ‘No, remind me every few days’, kemudian pilih [Next].

windows-panduan-instalasi24

26. Tampilan berikut ini menunjukkan pilihan untuk menambah pengguna komputer. Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda. Namun jika satu akun sudah cukup; atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik [Next].
windows-panduan-instalasi25

27. Selamat, Instalasi Windows telah selesai, tekan [Finish] untuk mengakhiri instalasi.

windows-panduan-instalasi26

28.  Windows akan melakukan login ke Username yang sudah Anda buat..

windows-panduan-instalasi27


29.  Anda akan melihat tampilan windows seperti ini saat pertama kali login..

windows-panduan-instalasi27
  1. Memasang Jaringan
Langkah – Langkah Pembuatan No IP pada Jaringan

  1. Klik kanan Start
  2. Klik explorer
  1. Pilih dan klik Control Panel
  1. Klik network connection

  1. Klik kanan pada Local Area Connection
  1. Pilih dan klik properties
  1. Pilih dan klik General
  1. Klik internet protocol (TCP/IP)
  1. Klik Properties
  1. Isi IP Addresnya :
    • IP Addres                   : 192.168.1.1
    • Subnet Mask               : 255.255.255.0
    • Default Geteway        : -
  2. Klik Ok
  3. Klik close
Configurasi Jaringan

  1. Klik kanan Start
  2. Klik Explorer
  1. Klik Control Panel
  1. Klik Network Connection
  1. Klik folder
  1. Pada kotak Network Task klik setup a home or small office network
  1. Kemudian muncul kotak network setup Wizard klik next
  1. Klik next
  1. klik Other
  1. klik This Computer connects to the internet directly
  2. klik Next
  1. pada kotak diolog computer discreption ketikkan TKJ
  2. pada kotak dialog Computer Name ketikkan GAUL
  3. Next
  1. Pada kotak dialog workgrup name ketikkan KELAPA
  2. Next
  1. Klik this off file and priter sharing
  2. Next
  1. Klik next
  1. Klik finish



Mengecek Konfigurasi Jaringan

  1. Klik Start
  2. Klik Run
  1. Pada kotak dialog ketikkan ping 192.168.1.1
  2. Klik ok





b.      Jadwal Kegiatan PRAKRIN

HARI / TANGGAL
KEGIATAN
HARI / TANGGAL
KEGIATAN
Senin /
22 03 2010
Merakit Pc
Senin /
29 03 2010
Menguji kembali cara Menginstal SO
Selasa /
23 03 2010
Menginstal Sistem Oprasi
Selasa /
30 03 2010
Menguji kembali cara Menginstal SO
Rabu /
24 03 2010
Membuat Kabel straight / cross
Rabu /
31 03 2010
Menguji kembali membangun Jaringan Lokal (LAN)
Kamis /
25 03 2010
Membangun Jaringan Lokal (LAN)
Kamis /
01 03 2010
Menguji kembali membangun Jaringan Lokal (LAN)
Jum’at/
26 03 2010
Membersihkan perkarangan LLK dan membangun Jaringan Lokal (LAN)
Jum’at /
02 03 2010
Libur
Sabtu /
27 03 2010
Melakukan sharing Printer dan Folder
Sabtu /
03 03 2010
Menguji Kembali membuat sharing Printer dan Folder




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar